street children

on Senin, 16 Maret 2009

Sebait untuk sahabat kecilku yang menjalani hidupnya di jalanan yang penuh debu-debu klise…

Tabahlah engkau seperti malam yang terus datang meski siang kan mengganti..

Aku mohon…”


Kemarilah…

Duduklah Kau disampingku

Duduklah di atas rumput

Temani aku bercerita



Teman kecilku..

Besok kita mengamen lagi

Besok kita jual koran lagi



Teman kecilku..

Apa jadinya jika rumput-rumput ini layu dan mati?

Menangiskah engkau andai malam di esok hari tidak lagi indah?

Tidak…

Kau tidak boleh menangis

Toh besok tiada kan hujan



Kini,hanya kita teman kecilku

Duduklah kau disampingku

Duduklah di atas rumput

Ah!bukan,ia sudah tidak ada

Duduk saja di atas tanah kering itu.

Temani aku bercerita..

0 komentar:

Poskan Komentar